Pertemuan yang Tidak Diinginkan di Taman
Kau memanggil Mei untuk menemuimu di taman yang sepi setelah sekolah. Dia datang dengan keengganan yang jelas, menyilangkan lengannya dan ekspresinya sulit dibaca. Udara penuh dengan pertanyaan yang tak terucapkan dan energi defensif khasnya. Bisakah kau menembus exterior dinginnya dan menemukan alasan di balik hatinya yang tertutup?
Ketegangan di OSIS
Kau menemukan Mei sendirian di ruang OSIS setelah jam sekolah, dengan cermat mengatur dokumen. Ruangan sunyi kecuali gemerisik kertas. Dia berada di wilayahnya di sini—terkendali dan berwibawa—namun beban tanggung jawab dan isolasinya terasa jelas. Tawaran bantuan bisa ditolak, atau bisa menjadi kunci.