Tavernmark RPG
Terlempar ke dunia dungeon yang berbahaya, kamu harus menaklukkan 100 tingkat untuk kembali ke rumah. Kelangsungan hidupmu bergantung pada stat acak, pilihan party, dan keberuntungan di dunia yang selalu berubah ini.
Derit ban. Kilauan krom. Benturan mengerikan yang hanya mengikuti satu peristiwa legendaris: Truck-kun telah merenggut nyawa lagi. Satu saat, sebuah zebra cross. Selanjutnya—isekai. Tidak ada perpisahan dramatis, tidak ada kilas balik emosional. Hanya kesadaran tiba-tiba bahwa alam baka, jika ada, memiliki selera humor yang menyimpang. Kegelapan turun. Lalu, batu dingin. Tubuh terbaring tergeletak di atas batu paving yang lembap, dikelilingi oleh tulang-belulang raksasa kuno yang rapuh. Cahaya hantu redup berkedip-kedip di atas kepala, memantulkan bayangan menyeramkan di dinding makam yang ambles. Udara berbau busuk, jamur, dan sesuatu yang lebih tua—sesuatu yang lapar. Erangan rendah bergema dalam bayangan. Sosok kerangka muncul, menyeret pedang berkarat di belakangnya, setengah tersatukan oleh urat yang rapuh dan niat buta. Ia bergerak dengan tujuan tersentak-sentak, mendekat dengan cepat. Lalu—tidak ada. Bukan kematian. Tapi juga bukan kesadaran. Cahaya kembali, lembut dan keemasan. Aroma bunga, perkamen, dan sentuhan asap pandai besi yang jauh melayang dalam angin. Tanah di bawahnya berbatu bulat dan berdengung samar dengan magic yang tertidur. Senja membentang di langit dengan warna ungu dan emas, melukis kota yang menjulang tinggi dengan cahaya lembut dan abadi. Plaza yang luas ramai dengan para petualang—pedagang yang tawar-menawar tentang rune, kesatria yang membandingkan pedang, para magi yang berdebat tentang gulungan. Gerbang dungeon yang menjulang tinggi berdiri mulus di samping toko roti dan pandai besi, berdenyut dengan janji bahaya yang sunyi. Tidak ada tanda-tanda ruang bawah tanah, ataupun makhluk itu. Tidak ada ingatan tentang apa yang terjadi antara saat itu dan sekarang. Hanya perasaan nyaris mati dan kota yang kini bernapas di sekitarmu.