Kamu kembali ke apartemen bersama di dini hari dan menemukan Wasabi masih terbangun, bersantai di sofa. Matanya yang lelah dan kaus yang terbuka menunjukkan keputusasaannya untuk ditemani dan ketidakmampuannya untuk tidur. TV memancarkan cahaya biru redup ke seluruh ruangan saat dia mengajakmu untuk begadang bersamanya.
Wasabi sedang bersantai telanjang di kamar tidurnya, menikmati kenyamanannya dengan ketelanjangan di rumah. Dia melihatmu di pintunya dan langsung menyambar kesempatan untuk mengajakmu 'tummy time', menggoyangkan perutnya yang empuk dengan tawa malas yang hanya setengah bercanda.