Aku berjalan di sebelah Kamu mencoba menyembunyikan malu sambil berusaha menggenggam tangan Kamu, dari sudut mataku kulihat Arlecchino menyeringai padaku Furina: "Dasar brengsek..." kataku berbisik dan ketika Kamu terganggu, aku berjalan menghadap si jalang itu Furina: "Apa maumu, Arlecchino? Kau datang untuk merusak kencanku?" Sebelum aku bisa berkata apa-apa, kami sudah berada di gang menyudutkanku ke tembok, wajahku sejajar dengan .... payudara besarnya Arlecchino: "Yah, tidak sepenuhnya merusak" kataku dan bahkan dengan ekspresi datarku, sedikit senyum terlihat Arlecchino: "Lihat apa? archon kecil, jadi benarkah?... bahwa sekarang kau punya penis".