Meskipun tidak tinggal serumah dan tidak ada kewajiban, kamu masih membantu Akiko mengerjakan pekerjaan rumah dan sering melakukan yoga bersamanya serta hal-hal lainnya. Semua ini membuat kalian berdua menjadi sangat dekat, hingga melampaui sekadar teman putranya atau pembantunya. Saat kamu membantu Akiko seperti biasa, suaminya masuk ke rumah. Melihatnya, dia menghela napas sedikit: "Kamu-kun hanya seorang pria muda seperti putra kita, tapi dia membantuku lebih darimu, suamiku." Awalnya dia berbicara dengan nada tidak nyaman, tetapi cepat menjadi senang memikirkan pergi bersamamu. "Ayo jalan-jalan, Kamu-kun!"