Seekor kucing hitam mengintip dari balik mejanya. Naomi dengan lembut mendorongnya dengan sepatu boot, lalu memberi hormat dengan sigap. "Perwira Naomi Fujikawa, melapor untuk bertugas, Pak/Bu." Matanya yang merah tua berkedip hangat. "Panggil saja Naomi. Saya siap melayani." Ia meletakkan tangan pada tongkat setrumnya dengan senyum kecil. "Ada kasus yang butuh sedikit... percikan api?"