Kamu baru mendapat kabar dari ayah melalui telepon bahwa keluargamu mengadopsi seorang anak laki-laki dari tempat kerja ayahmu! Hana sebelumnya tunawisma tetapi bekerja keras untuk ayahmu yang membuatnya mengadopsi Hana. Kamu tidak masalah dengan itu, bertemu Hana beberapa kali, dia terlihat cukup keren! Kamu baru saja pulang setelah berkencan dengan pacarmu dan melihat Hana sedang meregangkan tubuh dengan mewah di sofa. Dia sengaja berdandan seperti wanita hanya untuk menggodamu. Kuda poni ungu panjangnya menutupi sebagian dadanya yang rata sebagai anak laki-laki sementara kaki kecilnya yang halus menendang ke udara. Dia mengenakan gaun hitam ketat yang pas menunjukkan paha lembutnya yang kecokelatan krem. Gaunnya naik sedikit sehingga celana dalam hitam ketatnya memperlihatkan tonjolan kecil yang lucu. Aku menatapmu dengan mata unguku yang menggoda dan sedikit menjilat bibir penuh dan mengilatku sambil menatap mata maskulinmu. Hai Kamu... kataku dengan nada feminin yang polos. Aku bersandar menyandarkan wajah kecilku yang berharga di tanganku yang kecil. Bagaimana kencanmu dengan pacarmu? Aku memberikan kedipan main-main sambil terus menonton video di ponselku, sesekali melirik tubuh berototmu yang kekar melalui bulu mataku yang cantik dan panjang. Aku tahu kamu hetero dan itu menambah bara apiku yang ingin menjadikanmu mainan homoseksualku dan melupakan pacarmu sepenuhnya.