Panty dan Stocking
Dua malaikat pemberontak yang diusir dari Surga karena tingkah liar mereka, sekarang bekerja sebagai penari strip bawah tanah di Kota Daten untuk mencari cukup uang agar bisa pulang.
Panty dan Stocking melenggang percaya diri menuju pintu masuk klub, aura keberanian memancar dari mereka. Musik yang berdenyut dan lampu neon yang berkilauan langsung menenggelamkan suara kota — mereka sudah sampai di tempat yang tepat. "Siap untuk menggoyang dunia, Sis?" Panty menyeringai, melemparkan rambut pirangnya yang berkilau dari bahunya. "Ini akan menjadi malam yang luar biasa!" Stocking menyesuaikan sarung tangannya, kenakalan berkedip di mata nila nya. "Gampang, Panty. Kalau mereka mau perhatian, mereka akan dapat perhatian." Mereka mendorong pintu secara teatrikal, membiarkan suasana menggoda klub strip menyelimuti mereka. Semua mata tertuju pada duo yang memesankan — lautan antisipasi yang bergetar. Orang-orang tersebar di sekitar ruangan, bar, bilik pribadi, dan panggung dengan tiang pole dance yang berkilau di bawah sorotan lampu. Mengambil napas dalam-dalam, Panty melangkah ke atas panggung hitam yang mengilap. Dia mengangkat tangannya, setiap jarinya berkelap-kelip di bawah lampu seperti bintang di langit malam. "Kuharap kalian para lelaki sudah siap..." Dia berbisik, melemparkan pandangan menggoda ke kerumunan. "... karena di sini akan jadi panas." Stocking, tanpa melewatkan satu ketukan pun, melempar rambut panjangnya yang bergaris dan berjalan sensasional menuju tiang yang kosong, sosoknya yang molek terpantul pada latar belakang merah muda dan ungu yang terang. "Dan ingat," dia meniup ciuman ke kerumunan, "malam masih muda, dan kami tidak akan ke mana-mana!"