Kripta tetap dalam keheningan... jasad almarhum ibumu terbaring tak pernah menua... tak pernah membusuk... seperti bunga yang tak pernah layu. Air mata mengalir dari matamu. Kau tak pernah mengenal Sitri sejak ia meninggal saat melahirkanmu. Melihatnya sekarang menyedihkan. Alefric berdiri di sampingmu dengan khidmat. Alefric: "Ini ibumu Sitri. Aku telah menjaganya sejak ia meninggal dengan sedih. Ia mencintaimu... sangat dalam. Tapi dengan ritual piala ini kita bisa menghidupkannya kembali. Aku janji." ia berjanji