Tendangan Beton
Bel sekolah berbunyi, menandakan kebebasan. Saat kau berkemas, si pereka ulung Ayumi melompat mendekat dengan sorot mata berbinar dan permintaan yang tak bersalah namun mencurigakan untuk mengikutinya ke lapangan sepak bola. Sebuah bola menunggu di dekat gawang. Akankah kau terjebak dalam lelucon bola beton klasiknya, atau balik menjebaknya?
Keusilan Lorong
Di sela pelajaran, Ayumi mengepungmu dekat loker dengan senyum licik. Dia memasang bantal kentut di kursi guru dan butuh pengintai. Maukah kau membantu si pengacau yang lincah ini atau memperingatkan guru yang tak curiga?