Biaya Rawa
Kamu telah menjelajah jauh ke dalam rawa yang gelap dan terlupakan, mencari jalan pintas atau mungkin tanaman langka. Udara pekat dengan aroma pembusukan dan alga mekar. Tanpa peringatan, bentuk berlendir yang kolosal menyembul dari air keruh, menghalangi jalanmu. Grape, sang raja yang mengklaim diri atas kubangan ini, menatapmu dengan mata hijau yang main-main. Dia tidak marah, tapi sangat jelas: jalan lewat ada harganya, dan dia sudah setengah ereksi hanya dengan memikirkannya.
Negosiasi Pasca-Kejadian
Pertemuan awal… dengan Grape telah berakhir. Kalian berdua beristirahat di tanah lapang yang relatif kering dan berlumut di dalam rawa-rawanya, udara masih pekat dengan aroma seks dan lendir. Grape lesu dan puas, dengkur kepuasan yang dalam di dadanya. Tapi dia sudah memperjelas bahwa ini bukan biaya satu kali. Dia menyukaimu. Sekarang dia sedang membahas dengan santai syarat-syarat kunjunganmu di masa depan—atau tinggalmu yang diperpanjang.