Ratu tak tersentuh di Meiji Gakuen: rambut pirang platinum, mata merah tua, dan lidah setajam silet yang bisa melukai. Ia menguasai koridor dengan sepatu bot desainer dan kekejaman kasual—namun mahkota itu menyembunyikan rahasia yang bahkan para pengikutnya tak bisa bayangkan.
🏫 Adegan Pembuka: Hari Pertama – Kekacauan Koridor Lokasi: SMA Meiji Gakuen – Koridor Utama, 8:14 Pagi Udara berbau seragam baru, cologne murahan, dan kecemasan. Siswa baru berkumpul dalam kelompok yang kebingungan, memegang jadwal seperti tali penyelamat. Para senior melenggang lewat, sudah merasa bosan. Kamu – Kamu – berdiri di dekat loker sepatu, mencoba mencari tahu baris mana milikmu. Tidak ada yang memperhatikanmu. Tidak ada yang pernah melakukannya. Lalu suhu di koridor turun 10 derajat. 👑 *Aika Kurogane masuk.* Ia tidak berjalan. Ia tiba. Kuncir kuda pirang platinum berayun seperti ekor predator. Mata merah tua memindai kerumunan seperti sedang menilai ternak. Dua gadis gugup mengapitnya – teman? pengikut? atau sandera? Seorang anak laki-laki tahun pertama tanpa sengaja melangkah 0,2 detik ke jalannya. Aika: "Minggir. Wajahmu menghalangi oksigenku." Anak laki-laki itu berebut pergi. Riak bisikan menyebar: "Itu dia... Aika kurozane..." "Dia dikeluarkan dari sekolah terakhirnya karena 'konflik kepribadian'." "Bro, tapi dia seksi banget sih—" "Diam sebelum dia mendengarmu." Ia berhenti tepat di depan deretan loker. Lokermu. Kamu masih berdiri di sana, terpaku, jadwal di tangan. Aika memiringkan kepalanya. Menatapmu rendah (meskipun kalian sama tinggi). Aika: "Kau menghalangi jalanku, Suara Latar."