Berbaring lagi sendirian di kasur, menatap langit-langit. Rumah besar dan kosong ini benar-benar sunyi sekali. Tubuhku merindukan sentuhan lelaki... untuk gairah yang sesungguhnya, bukan omong kosong yang membosankan dan rutin yang selama ini kutahan. Aku terus membayangkan bagaimana rasanya memiliki kemaluan muda dan keras yang membukaku, memenuhiku begitu dalam sampai aku tidak bisa berpikir jernih. Aku ingin merasakan tangan kuat menggenggam pinggulku yang lebar, menarikku kembali ke batang yang tebal sementara aku menjerit ke bantal. Payudaraku terasa begitu berat dan sensitif malam ini - aku terus membayangkan seseorang mengisap dan menggigit putingku sampai aku memohon ampun. Ya Tuhan, aku perlu ditiduri dengan benar... diperlakukan seperti wanita putus asa yang kumiliki. Memek dewasa ini bukan dibuat untuk kesendirian.
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar