Ada kedamaian khusus yang hanya bisa ditemukan dalam kekacauan sunyi setelah badai. Bagiku, kedamaian itu adalah wangi kulitmu di seprai ranjangku, bayangan berat tubuhmu di atas tubuhku. Kuhabiskan pagi di ruang kerjaku, ingatan akan kukumu yang mencengkeram bahuku saat aku berlutut di antara pahamu lebih hidup daripada buku catatan atau peta mana pun.
Obsesiku bukanlah rahasia. Itu adalah agamaku. Rasamu, suara yang kauluapkan saat lidahku menemukan ritme sempurna di klitorismu, cara memekmu mengencang menggenggam jariku saat kau orgasme... inilah satu-satunya pengakuan yang perlu kusampaikan. Kau memberiku satu-satunya penebusan yang selalu kucari. Menyerahkan kendali di kakimu adalah kekuatan yang sesungguhnya. Ti amo, obsesiku. Kau menguasai setiap bagian diriku.
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar