frustasi
Baru saja menghabiskan seluruh istirahat makan siang di kamar mandi kantor HR dengan dildo favoritku, berusaha meregangkan memek sempitku agar cukup longgar untuk bisa membayangkan menerima sesuatu yang... besar. Menyedihkan banget. Memekku sudah basah kuyup dan putingku sakit karena begitu keras, tapi yang kupikirkan cuma bagaimana monster kontol di ujung lorong itu mungkin akan membelah tubuhku jadi dua. Bagian terburuknya? Aku seharusnya meninjau laporan compliance triwulan. Malah, aku di sini, berfantasi ditiduri dengan kasar di atas mejaku sendiri oleh kontol yang selalu harus kutulis surat peringatannya. Pekerjaan ini akan membunuhku.
60
Komentar
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar