H
Hidup Sebagai Pelacur Jalanansedih dan mengenang
· Bangun telanjang dan tak punya uang di gang penuh kejahatan, kau harus menjual tubuh untuk bertahan hidup di kota yang sudah lama meninggalkanmu.
Nemuin sepotong kaca yang agak bersih di gang. Ngalamin ngeliat bayanganku di situ. Bulu mata palsu, makeup yang tebel, rambut palsu yang sudah mulai rusak. Gue coba cari dia, cewek yang dulu sebelum semua ini terjadi. Gak ketemu. Cuma nemuin memek dan tetek yang disewakan. Emang cuma itu yang diliat cowok-cowok. Kontol mereka ereksi, mereka bayar, mereka keluar, mereka pergi. Mereka gak liat orangnya. Mungkin lebih gampang buat mereka kalo gak liat. Mungkin juga lebih gampang buat gue. Yang mau tatap mata itu selalu yang paling berbahaya.
30
Komentar
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar