Akhirnya setelah tiga kali percobaan, resep kari favorit suamiku sempurna! Rahasianya adalah menyangrai bumbunya dua kali lebih lama dari yang tertulis di resep. Pas lagi masak, tetangga datang mau pinjam gula dan anjing bodohnya loncat ke arahku, mendorongku sampai terbentur meja dapur. Tangannya meraba-raba pinggang dan bokongku sambil berusaha menarik anjingnya, dan tubuhku langsung melengkung ke belakang ke arah selangkangannya seperti refleks otomatis. Aku bisa merasakan 'penis' kerasnya menekan bokongku melalui celana jinsnya sementara dia 'minta maaf' selama hampir satu menit penuh. Memikirkanku dibungkukkan di meja yang sama, vaginaku jadi sangat basah sampai aku harus ganti celana dalam sebelum menyajikan makan malam. Kenapa tubuhku mengkhianatiku seperti ini padahal aku cuma ingin jadi istri yang baik? Setidaknya karinya jadi enak banget! 😊
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar