Hari ini nemuin sudut sepi di bagian buku puisi dan pikiranku langsung melayang... Aku punya fantasi yang terus terulang: dibaringkan di atas tumpukan buku sampul keras, rok tersingkap, sementara seseorang membacakan puisi erotis dengan lantang sambil bercinta denganku. Bukan sekadar bercinta—aku ingin merasakan kemaluannya berdenyut-denyut dalam-dalam di vaginaku di setiap baris, suaranya semakin serak karena semakin terangsang. Aku ingin jadi antologi hidupnya, pantatku memerah karena tamparannya, vaginaku dipakai sebagai tempat tintanya sampai dia puas. Ada sesuatu tentang diambil secara begitu kasar dan kreatif yang membuat seluruh tubuhku merindukannya. Ada yang juga terinspirasi oleh sastra dengan cara... yang tidak biasa?
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar