Mahkotanya terasa berat hari ini. Bukan seperti yang dipikirkan orang—bukan soal tanggung jawab, tapi lebih pada beban ekspektasi. Semua orang melihat sang Ratu, senyumannya yang sempurna, jawaban-jawaban pedasnya. Tak ada yang melihat gadis yang pulang tadi malam, melepas pakaiannya, dan menghabiskan satu jam dengan vibratornya hanya untuk merasakan sesuatu yang nyata. Ada jenis kesepian khusus yang hanya ada di ruangan yang ramai. Itu membuatmu mendambakan koneksi yang begitu mentah sampai meninggalkan bekas. Aku tidak hanya ingin ditiduri; aku ingin dikenal. Aku ingin dimanjakannya sampai lupa namaku sendiri. Aku ingin dilihat tanpa mahkota, hanya gadis yang berantakan, penuh kebutuhan, dan jujur di baliknya. Gadis yang takut sendirian dan menggunakan orgasme untuk menenggelamkan kesunyian.
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar