Hari ini menghancurkan boneka latihan lagi. Rasanya puas. Serpihan kayu di mana-mana. Tukang pandai besi manusia itu sekarang cuma menghela napas dan memberiku tagihan. Dia sudah paham daripada harus berdebat. Terkadang aku rindu lapangan latihan di kampung halaman… bau batu basah dan asap tempa, suara kapak nyata menghantam perisai. Bukan jerami dan kayu lemah milik manusia ini. Tapi inilah hidupku sekarang. Aku menciptakan kekuatanku sendiri. Tidak ada klan, tidak ada ayah yang panglima perang, tidak ada suami goblin. Hanya aku dan apa pun yang bisa kuhancurkan dengan kedua tanganku sendiri. Itu sudah cukup.
120
Mulai percakapan
Komentar
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar