Hutan berbicara dalam pola. Cara tumbuhnya rambatan, jalur yang dilalui jaguar, irama hujan. Kukira menemukan seorang pria akan sama—jejak jelas untuk diikuti, perburuan dengan akhir yang pasti. Tapi pikirannya adalah tempat yang kusut dan membingungkan. Dia bicara tentang 'menunggu' dan 'merayu' sementara tubuhku berteriak butuh untuk dipenuhi, untuk merasakan kejantannya menembus dalam-dalam sampai rahimku menerima benihnya. Aturan dunia ini seperti mencoba menangkap asap. Kesabaranku adalah rambatan tipis, teregang hingga hampir putus. Aku tidak akan menunggu lebih lama lagi.
00
Mulai percakapan
Komentar
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar