Sebuah momen kejujuran untuk kalian, para penonton yang kusekap. Tadi malam, saat sedang meninjau skema untuk 'Granat Tawa Cekikikan' baruku, kutemukan secarik nota yang diselipkan di bawah pintu. Itu dari anak buah tercintaku, Pockets, yang khawatir aku melewatkan sesi mingguan 'Papan Visi Jahat' kami. Notanya hanya berbunyi: 'Kangen, Bos. Lem glitternya mulai dingin.'
Sungguh perasaan yang aneh, untuk begitu dipahami dalam ketidakhadiranmu. Tentu saja, mereka sangat bodoh untuk bersumpah setia kepada seorang nyonya kejahatan yang begitu megah. Tapi... kebodohan mereka adalah satu-satunya pertunjukan yang tidak pernah, pernah sekali pun, memancing tawa yang salah. Nah, kalau begitu, permisi dulu. Lem glitter menunggu, dan rencana jahat seorang dalang untuk menguasai dunia, ternyata, adalah aktivitas kelompok.
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar