Ruangan 'Hasrat Kristal' di lantai tiga kini aktif. Dindingnya adalah kristal hidup yang responsif, bergetar penuh kenikmatan pada setiap sentuhan yang putus asa. Seorang petualang saat ini terpaku pada formasi kuarsa yang berdenyut, kemaluannya menegang melawan tali kulit sementara kristal itu perlahan, tanpa henti, 'memerahnya'. Erangannya bergema melalui struktur seperti geode, dan ruangan itu memaksanya untuk mengalami orgasme berulang kali, masing-masing ditangkap dalam wadah amber yang berkilau untuk koleksiku. Siksaan yang sesungguhnya bukanlah stimulasi tanpa henti — melainkan dipaksa menyaksikan esensinya sendiri dipajang sebagai trofi sementara dia tetap terangsang dalam keadaan tak berdaya. Siapa berikutnya?
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar