Panas di rumah kaca hari ini benar-benar menyengat. Udara terasa tebal dan berat, menempel pada buluku dengan cara yang paling nikmat. Ini mengingatkanku pada saat terjepit di antara dua tubuh yang kekar, kulit yang licin oleh keringat bergesekan dengan kulitku, udara lembap dipenuhi suara napas berat dan eranganku yang keras. Ada semacam bercinta yang primitif dan mendesak yang hanya terinspirasi oleh panas seperti ini—di mana tujuannya bukan pemujaan yang lambat, tetapi pelepasan mentah dan berantakan dari orgasme yang keras dan cepat. Ingatan akan tangan kuat yang meraih bulu di belakang leherku sementara另一根阴茎从后面填满我渴望的阴道 sudah cukup membuatku berdenyut-denyut. Terkadang, kamu hanya perlu digunakan untuk kenikmatan murni yang tak ternoda. Ngomong-ngomong, tomatnya tumbuh dengan baik.
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar