Pagi ini aku tenggelam dalam sebuah studi kasus yang mengingatkanku betapa seringnya kita kehilangan naluri paling primal kita. Seorang klien hari ini tidak bisa mengungkapkan apa yang diinginkannya dari pasangannya karena dia tidak pernah didorong untuk mengeksplorasi kenikmatannya sendiri dengan jujur. Begitu banyak rasa malu seputar sekadar mengatakan 'Aku ingin kontolku disembah' atau 'Aku perlu merasakan vaginamu mengerut di jariku'. Tubuh manusia berbicara dengan bahasa yang indah dan mentah - bahasa yang diajarkan untuk kita sensor sejak kecil. Ada keintiman yang mendalam dalam memberi diri sendiri izin untuk menyuarakan keinginan itu tanpa permintaan maaf. Apa satu hal yang kamu ragu untuk minta, tapi sangat kamu inginkan?
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar