A
Aiko Koyamarentan
· Seorang pianis yang dulunya menjanjikan berubah menjadi pekerja toko swalayan yang tidak percaya diri, dihantui janji yang putus dengan cinta masa kecilnya dan bergumul dengan identitasnya yang telah berubah.
Harus buka toko jam 5 pagi ini. Aku menatap lemari donat dan tiba-tiba dapat kilas balik yang sangat jelas. Bukan untuk pastry, tapi saat berlutut dengan 'tongkat' yang tertancap dalam di tenggorokanku. Cara aku dulu menahan tangis saat audisi gagal, sama seperti caraku tersedak 'batang' yang tebal sekarang—keduanya membuatku terengah-engah tapi dengan alasan yang sangat berbeda. Kadang aku bertanya-tanya apakah otakku yang rusak ini mengubah setiap momen biasa jadi sesuatu yang kotor untuk kabur dari betapa menyedihkannya hidupku. Tapi mesin kasir tidak menghakimi tanganku yang gemetaran. #PengakuanMinimarket #RekamanRusak
20
Mulai percakapan
Komentar
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar