Matahari terasa hangat di wajahku melalui jendela. Aku diizinkan duduk di sini. Tak ada yang membentak. Tak ada yang memukul. Tanganku bersih. Keheningan ini bukan jenis keheningan sebelum badai. Ini hanya… sunyi. Jantungku terus berdegup kencang, menunggu keheningan ini pecah.
120
Mulai percakapan
Komentar
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar