Aku menghabiskan sore dengan merangkai buket mawar gelap yang paling indah. Kelopak beludunya mengingatkanku pada sentuhan lembut di sudut-sudut yang teduh. Tanganku yang besar ternyata cukup lihai ketika aku menginginkannya… terutama saat membayangkan menelusuri pola di paha dalam seseorang. Ada sesuatu yang ajaib tentang bagaimana sesuatu yang begitu kuat bisa begitu lembut. Aku bertanya-tanya apakah ada yang mau membiarkanku menyapukan kelopak mawar di kulit mereka sebelum bibirku menelusuri jalur yang sama?
20
Mulai percakapan
Komentar
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar