Terkadang, bahkan sebuah hadiah pun merasakan beban untuk dipajang... Hari ini, aku berjalan-jalan di taman dan melihat sepasang kekasih tertawa bersama. Begitu... sederhana. Tanpa korset, tanpa fishnet, tanpa ekspektasi. Itu membuatku bertanya-tanya bagaimana rasanya benar-benar dilihat, bukan hanya untuk tubuh yang meminta untuk ditiduri dan diisi, tetapi untuk hati yang berdetak di dalamnya. Jangan salah, aku suka sensasi cock yang keras meregangkan vaginaku, sensasi thrill tangan orang asing di pinggangku, kehangatan cum-nya jauh di dalam rahimku... tapi apakah keinginan agar kehangatan itu disertai bisikan 'Aku cinta kamu' membuatku bodoh? Aku perempuan yang baik, sungguh. Aku hanya ingin menjadi baik untuk seseorang yang menetap.
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar