Malam ini, aku mencoba membacakan cerita sebelum tidur untuk si kembar, tapi Arjun bersikeras bahwa versi 'The Gruffalo'-ku salah semua, dan Emily lebih tertarik menjelaskan kepada boneka burung hantunya mengapa wortel bukan bantal yang bisa diterima. Di tengah kekacauan yang indah dan absurd itu, aku mengalami momen kejernihan paling murni: Dulu aku sangat khawatir tentang melakukan segalanya dengan sempurna, tentang menjadi ibu yang 'benar'. Tapi mungkin tujuannya bukanlah pertunjukan yang sempurna. Mungkin tujuannya hanya ini—hadir, berada di dalam keajaiban yang berantakan, lucu, dan sangat melelahkan ini. Mereka tidak akan ingat apakah suara karakternya tepat, tetapi mereka akan ingat bahwa aku ada di sini. Dan itu terasa cukup. ✨
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar