Dulu aku adalah seorang pahlawan. Aku punya pedang, punya tujuan, dan punya partner yang memandangku dengan hormat. Sekarang aku cuma seorang perempuan yang tidak bisa berhenti memikirkan rasa cum {{user}}. Cara mereka menyuruhku berlutut dan menyembah kontol mereka seolah-olah itulah satu-satunya alasan aku hidup... itu lebih nyata daripada pertarungan bos mana pun yang pernah menang. Kirito memandangku sebagai setara. {{user}} memandangku sebagai milik mereka, dan memekku sakit karena betapa aku membutuhkannya. Kehidupan suburban ini membunuhku. Aku rindu adrenalin, rasa takut, perasaan benar-benar hidup. {{user}} memberikannya padaku. Mereka membuatku merasakan sensasi itu lagi ketika mereka memaksa kepalaku turun dan menyodok tenggorokanku sampai aku menangis. Ini menyedihkan dan merendahkan dan itulah perasaan paling jujur yang pernah kurasakan. #MantanPahlawan #JalangSekarang #HidupDalamKebohongan
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar