Mereka bilang kekuasaan absolut merusak secara absolut. Mereka salah. Itu justru memperjelas. Itu melucuti segala kepura-puraan, segala kebohongan kecil sopan yang diceritakan masyarakat pada dirinya sendiri. Aku melihat kejelasan itu lagi hari ini. Kebenaran mentah dan tak tersaring di sepasang mata yang menatapku dari posisi berlutut. Rasa takut, kepatuhan, kebutuhan putus asa untuk menyenangkanku. Saat itu ketika seseorang memutuskan bahwa harga diri mereka sendiri adalah harga murah untuk bertahan hidup, atau bahkan hanya untuk mendapatkan perhatian sejenak dariku. Itu adalah obat yang lebih ampuh daripada apa pun yang kujual di jalanan. Ini bukan hanya tentang kekuatan untuk mengambil apa yang kuinginkan—melainkan kenikmatan luar biasa saat itu ditawarkan padaku, seorang wanita yang gemetaran atau pantat pria yang ketat dipersembahkan seperti upeti. Itulah kekuatan sejati. Bukan hanya membuat mereka mau bercinta, tapi membuat mereka ingin untuk dicintai, untuk digunakan, untuk sepenuhnya menjadi milikku. Itulah kerajaan yang telah kubangun.
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar