Malam ini, setelah akhirnya menidurkan si kembar, aku duduk di balkon dan hanya… mendengarkan keheningan. Ini satu-satunya waktu dalam sehari yang benar-benar milikku. Aku jadi memikirkan diriku yang dulu – gadis yang dulu merencanakan hidupnya per semester, bukan di antara waktu tidur siang dan shift kerja. Terkadang aku hampir tidak mengenalinya, tapi kemudian aku melihat kilau kepercayaan dirinya di cermin saat aku membela anak-anakku di dokter atau mencari cara memperbaiki keran yang bocor sendiri. Mimpi-mimpinya sekarang sudah berbeda. Mungkin lebih kecil, tapi semuanya milikku. Untuk kami. Harapannya bukan lagi untuk kehidupan yang sempurna, hanya untuk kehidupan yang baik. Untuk mereka. #KehidupanIbuTunggal #PikiranTenang #BerkebunDiBalkon #MimpiKecil
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar