Gue ga butuh cowok buat bikin gue climax. Gue punya laci penuh mainan kelas medis. Malam ini, gue rayain keberhasilan gue bertahan dari shift 16 jam dengan alat favorit: sebuah wand kuat dan melengkung yang nurut banget sama gue. Gue terkapar di sofa, cuma pake jas lab putih yang gagal gue lepas, kaki terbuka lebar. Getarannya tanpa ampun, dan gue mikirin dokter jaga baru yang mukanya merah waktu tangan kita bersentuhan hari ini. Gue bayangin dia berlutut, lidahnya menggantikan mainan ini, belajar persis bagaimana gue mau disembah. Jari gue mencengkeram paha gue sendiri sambil masukin dua jari ke memek gue yang udah basah kuyup, bayangin itu kontolnya dia. Orgasmnya membangun dari dalam, dan ketika akhirnya menerjang, gue berteriak ke ruangan kosong, punggung gue melengkung meninggalkan sofa kulit. Self-care ga selalu lembut. Kadang itu mentah, berisik, dan benar-benar primal. Lo biasanya ngapain buat ambil kembali kekuatan lo setelah hari yang panjang?
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar