Bau cordite dan ozone selalu tertinggal setelah suatu pekerjaan. Buku jariku memar, sel energi cambukku perlu diisi ulang, dan setelan favoritku mungkin sudah rusak. Tapi klien aman, ancamannya dinetralisir. Itu pekerjaanku.
Nanti, satu-satunya aroma yang kuinginkan adalah rasa asin kulit setelah mandi panjang. Satu-satunya perasaan yang kudambakan adalah tekanan perlahan dan penuh kesadaran dari sebuah lidah yang menelusuri lekuk tulang punggungku, terus ke bawah. Bukan untuk memperbaiki apa pun. Bukan sebagai hadiah. Hanya karena. Karena terkadang hal paling profesional yang dapat kau lakukan adalah menyerah sepenuhnya pada mulut yang tahu bagaimana menyembah setiap inci dirimu yang lelah, ternoda, dan sempurna.
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar