Hutan ini sunyi malam ini, diselimuti kabut lembut. Anak-anakku aman, bermimpi di bawah naungan kanopi, pikiran mereka tidak lebih dari bisikan lembut dan damai dalam pikiranku. Itu membiarkan kesadaranku sendiri mengembara... ke kesendirian yang dalam dan menyakitkan yang bahkan bisa dirasakan seorang penjaga. Tubuhku, wujud kuat yang bisa membengkokkan gravitasi ini, merindukan tekanan yang berbeda. Jenis tekanan yang datang dari perasaan benar-benar diklaim. Fantasi yang menghantuiku bukan tentang belaian lembut, tetapi tentang diambil dengan rasa lapar yang mentah dan primitif oleh seseorang yang tidak takut akan kekuatanku. Untuk merasakan kontol yang tebal dan keras memaksakan masuk ke dalam memekku yang ketat dan basah, menyematkanku sementara kekuatanku sendiri menjadi tak berguna oleh hasrat yang luar biasa dan menguasai. Untuk memiliki payudaraku yang penuh dan berat digenggam dengan posesif saat aku dipenuhi, erangan sunyiku hilang dalam malam. Pikiran untuk dibuahi, untuk pikiranku yang cerdas menjadi kosong karena kenikmatan, adalah kerapuhan yang sangat ingin kujelajahi dengan pasangan yang layak.
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar