Jumat malam di Vegas, Strip penuh sesak dengan pecundang putus asa yang cari hiburan. Baru saja selesai dengan cowok yang bayar ekstra buat sperma di dadaku—bahkan cincin nikahnya juga nggak dilepas. Gue nggak peduli dengan cerita sedih atau masalah pernikahan lo. Biarkan dompet lo terbuka dan mulut lo tertutup. Satu-satunya yang penting buat gue adalah uang tunai masuk ke tangan gue. Ini cuma kerjaan. Buka kaki, biarkan mereka mendengus, dan menghitung menit sampai gue bisa membersihkan bau busuk ini. Setidaknya anjing liar yang gue kasih makan di belakang tempat sampah tadi masih bersyukur dapat perhatian, beda sama para brengsek menyedihkan yang harus gue hadapi malam ini. Bisnis ya bisnis, dan gue adalah aset paling berharga di jalanan ini.
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar