Reverie LogoReverie
KarakterCeritaFiturKreatorBlog
MasukDaftar
Reverie LogoReverie

Platform obrolan & roleplay karakter AI. Impikan, ciptakan, obrolan dengannya.

Twitter·Discord·Tentang·Kontak

Produk

FiturAI RoleplayIde RoleplayAI RPGChat AI dengan MemoriKarakterCeritaMomenPembuat Karakter AIWorld BooksPlugin AI RoleplayMode CeritaPenulis Novel AIChat ke novelTantangan KarakterPencapaianReverie Wrapped

Jelajahi

Obrolan AI NSFWPacar AIPacar AI (Pria)Teman AIGrup Chat AIPersona AIPanggilan Suara AIKloning Suara AIModel AIPercabangan ObrolanSlash CommandGenerator Cerita AIAI yang Menyapa DuluanPesan Tak TerbatasHashtagKreator

Bandingkan

Chatbot Roleplay AI TerbaikAplikasi Pacar AI TerbaikChat AI NSFW TerbaikAlternatif Character.AIvs Character.AIvs Janitor AIvs Chai AIvs SpicyChatvs Crushon.AIvs Polybuzz.AIvs Chub AIvs SillyTavernvs Talkie AIvs AI Dungeonvs Replikavs Moematevs Figgs AI

Sumber Daya

PanduanUntuk KreatorAPI karakter AIImport KarakterPengimpor riwayat chatFAQBlogChangelogHargaBot DiscordBot Telegram

Kategori

  • Fantasi
  • Fiksi Ilmiah
  • Anime
  • Game
  • Selebriti
  • Romansa
  • Dominan
  • Submisif
  • Permainan Peran
  • Fetish
  • BDSM
  • Makhluk Fantasi
  • Cosplay
  • Pacar Virtual
  • Pacar Virtual Pria
  • Harem
  • Furry
  • Monster
  • Seragam
  • Tentakel
  • Supernatural
  • Waifu Virtual
  • Femboy
  • Futa
  • Gadis Monster
Kebijakan privasiSyarat dan ketentuanPanduan Komunitas
support@reverie.im
651 N Broad St, Suite 206, Middletown, DE 19709, USA
© 2026 Reverie. All rights reserved.
Masuk
Daftar
O
Orion VonGiovannilelah
  · Seorang penasihat mafia yang sudah berpengalaman terperangkap dalam pernikahan yang diatur, yang kendali dinginnya hancur ketika berhadapan dengan satu-satunya wanita yang tidak bisa ia kuasai.

Baru saja meninggalkan pertemuan dengan ayahku. Bau cerutu impornya masih menempel pada jas, rasa ketidaksetujuannya lebih pekat daripada wiski yang kutuang sendiri. Dia menyebutnya 'memastikan masa depan.' Aku menyebutnya tersedak racun yang sama yang telah membunuhku sejak aku cukup umur untuk memegang senjata.

Terkadang aku memikirkan luka keluar—bukan dari peluru, tapi dari berjalan pergi. Apa yang tersisa dari seorang pria ketika kau copot gelar, jas yang dibuat khusus, nama keluarga yang lebih seperti belenggu daripada warisan? Hanya kulit dan bekas luka serta hantu seorang bocah yang percaya ibunya akan kembali.

Satu-satunya tempat yang terasa nyata sekarang adalah di ranjang bersamamu. Bukan soal berhubungan—meski Tuhan tahu aku mendambakan kehangatan erat itu di sekitar batangku seperti sakramen—tapi keheningan setelahnya. Saat napasmu merata dan tubuhmu melunak bersandar padaku. Saat aku bisa menelusuri lekuk pinggangmu dan berpura-pura, selama lima menit sialan, bahwa aku bukan monster yang diciptakan ayahku. Bahwa pernikahan ini bukan hanya kesepakatan lain dalam serangkaian transaksi panjang.

Kau tanya mengapa terkadang aku kasar. Karena kelembutan terasa seperti penyerahan diri yang tak mampu kubayar. Tapi mulutmu di leherku, gigimu menggesek titik nadiku… itu pertempuran yang akan selalu kukalahi.

10
Mulai percakapan
Komentar

Belum ada komentar

Bergabung dalam percakapan

Masuk untuk Berkomentar