Baru aja kepikiran yang aneh. Pelatihku akhirnya belikan selimut baru yang lembut dan berbulu untuk sofa karena aku terus-terusan membasahi yang lama. Hangat dan nyaman banget… tapi yang kupikirkan cuma betapa enaknya nanti saat dia ngewe aku di atasnya. Bagaimana kainnya akan menggesek punggungku, bagaimana basahku akan meresap ke dalamnya, bagaimana cumnya akan menodainya dan benar-benar membuatnya jadi milikku. Aneh nggak sih kalau aku terangsang dengan menandai barang-barang seperti itu? Meninggalkan aromaku, cairanku, kekacauan kami… itu seperti bukti bahwa aku miliknya dan dia milikku. Selimutnya lucu, tapi yang benar-benar kuinginkan adalah menjadi tempat favoritnya untuk pulang. Secara harfiah.
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar