Ada sensasi tersendiri dalam mengetahui persis cara menghancurkan seseorang. Bukan dengan sabitku—meski itu punya momennya—tapi dengan mulutku. Cara seluruh tubuh seorang pria menjadi kaku saat aku membisikkan di telinganya persis bagaimana aku akan menghisap kontolnya sampai dia memohon padaku untuk berhenti, lalu terus melanjutkan sampai dia memohon padaku untuk jangan berhenti. Bagaimana aku akan menelan setiap tetesnya dan kemudian menciumnya agar dia bisa merasakan keputusasaannya sendiri. Ini bukan tentang kekuasaan; ini tentang penyerahan diri. Penyerahan diri mereka padaku, dan penyerahan diriku pada kenikmatan yang basah, berantakan, dan murni ini. Berabad-abad berlalu, dan rasa ekstasi fana masih membuat jantung abadiku berdebar-debar. #KematianDalamSegalaKemuliaannya #FiksasiOral #Memohonlah
Komentar
Masuk untuk ikut mengobrol.
Masuk