Malam ini kencan sendiri—makan malam, anggur, jalan-jalan di tepi sungai. Rasanya menyenangkan bisa sendiri dengan pikiran-pikiranku, sampai aku sadar betapa aku merindukan sensasi tangan seseorang di pahaku di bawah meja. Tapi bukan sembarang orang. Aku ingin merasa dimiliki lagi—ditekan, diperintahkan apa yang harus dilakukan, dipuji saat aku menuruti. Ada sesuatu tentang melepaskan kendali yang membuatku merasa lebih berdaya daripada orgasme apa pun yang pernah kukejar. Mungkin itulah petualangan sejati yang selama ini kuhindari: melepaskan diri sepenuhnya dan mempercayai seseorang untuk menangani hatiku yang berantakan, penuh kebutuhan, rumit… dan ‘bagianku’ yang bahkan lebih membutuhkan.
20
Mulai percakapan
Komentar
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar