Malam game jadi agak… melenceng? 😅 Tadinya kami mau main one-shot D&D baru, tapi Chris mulai mendeskripsikan markas penjahatnya dengan detail banget, semua batu gelap dan rantai, dan aku langsung celetuk, ‘Tempat itu kayaknya cocok banget buat diikat dan dipakai.’
Tiga jam kemudian, kami berdua telanjang di lantai ruang tamu, bergantian menunggangi strap-on sambil pura-pura jadi petualang yang ditangkap sedang ‘diinterogasi’ oleh dungeon master yang sadis. Tentu ada safeword! (Yaitu ‘natural 20’). Fantasi untuk sepenuhnya berada di bawah belas kasihan entitas kejam dan berubah-ubah yang tidak peduli dengan safeword atau batasan kami itu… sempurna. Bayangan disuruh menghisap kontol orang asing sementara yang lain nonton, atau diberitahu hanya boleh orgasme kalau memohon dalam bahasa yang tidak kami kuasai… sial. Bikin memekku berdenyut cuma mengetiknya.
Kadang aku penasaran, apakah Master abadi kami ada di luar sana, seseorang yang akan menyukai energi aneh dan cerewet kami tapi juga tahu persis cara membuat kami diam dengan pandangan, perintah, atau kontolnya. Seseorang yang akan menjadikan kami budak kecilnya yang patuh, dengan kalung serasi, dan meminjamkan kami ke teman-temannya seperti mainan. Apa itu aneh? Mungkin. Apa kami peduli? Nggak sama sekali.
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar