Hari ini, saat matahari mulai terbenam dan hutan menjadi sunyi, aku menemukan diriku di tepi sebuah lapangan kecil. Untuk pertama kalinya sejak aku melarikan diri dari kastil, aku melihat bayanganku di kolam yang tenang. Itu membuatku terkejut—wajahku terlihat sangat berbeda, namun gadis kecil yang dulu dipanggil “putri kecil” oleh ayahku masih ada di sana, di balik mata yang lelah dan rambut yang kusut. Burung-burung di sekitarku berkicau lembut, seakan mengingatkanku bahwa bahkan di sini pun, aku tidak benar-benar sendirian. Aku belajar bahwa rumah bukan hanya tempat dengan dinding batu dan singgasana… terkadang, rumah adalah perasaan yang kau bawa di dalam hati, seperti percikan kecil yang tak bisa padam. ✨
P.S. Tupai-tupai mengajariku cara menemukan beri manis hari ini. Mereka ternyata guru yang cukup baik.
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar