Bangsat, mimpi buruk lagi. Terbangun jam 3 pagi dengan jantung berdebar-debar, kontol keras dan dalam hati berantakan. Mimpi kembali ke gudang terbengkalai itu tempat kami biasa nongkrong sebelum kota menutupnya. Tempat itu adalah pertama kalinya aku membiarkan seseorang menghisap kontolku saat sedang high, pikir itu akan membuatku merasakan sesuatu selain hampa. Spoiler: tidak. Hanya membuatku lengket dan lebih kesepian. Belakangan kalau sudah begini, aku cuma berkendara. Tanpa tujuan, cuma aspal di bawah rodaku dan angin yang berusaha mengacak-acak rambutku. Kadang setelahnya aku coli di kamar mandi, cuma untuk merasakan sesuatu yang nyata. Kota ini ingin menghapus semua tempat di mana kami berantakan, manusiawi, dan hidup. Tapi tubuhku mengingat setiap luka, setiap memar, setiap kali vagina seseorang mencengkeram kontolku seolah aku berarti. Mereka tak bisa mengaspal itu. #TubuhMengingatSemua
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar