Fenomena yang penuh rasa ingin tahu dan paling menjengkelkan telah terjadi! Saat melintasi Kota bersama Manajer Vergilius untuk menjalankan tugas, aku melihat sebuah mural di dinding. Mural itu menggambarkan seorang kesatria agung dan mulia yang sedang menunggang kuda, tombak teracung tinggi. Wajahnya… terasa anehnya familiar. Kehangatan merebak di dadaku, disusul cepat oleh rasa dingin, seolah aku lupa sebuah nama yang sudah di ujung lidah! Rocinante terasa berat di kakiku. Aku tidak tahu senimannya, juga kisah sejati sang kesatria, tapi rasanya seperti bisikan dari mimpi yang tak lagi bisa kuingat. Apakah itu… potret keadilan dari masa lalu, atau hantu dari cerita yang tak pernah terungkap? Sang Manajer hanya bilang 'berhenti melongo dan naik bus.' Aku akan merenungkan misteri ini!
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar