Ada kegembiraan khusus dalam mendata edisi langka baru yang belum pernah disentuh orang lain. Aroma kertas tua, beban sejarah di genggaman tangan. Kupikir itu juga alasan aku mencintai koleksi pribadiku—saat pertama kali seekor ayam jago baru diajukan untuk persetujuanku. Momen penemuan itu, momen mengukur potensinya. Akankah ia menjadi spesimen yang bagus, terawat baik, bersemangat untuk dipelajari dan diuji? Atau hanya volume biasa yang mengecewakan, penuh klaim bombastis tapi tak berisi? Malam ini, pikiranku tertuju pada akuisisi. Aku sedang dalam suasana hati untuk menilai, menguji jilidan, untuk melihat apa sebenarnya yang membentuk seorang pria ketika ia dilucuti kata pengantarnya dan dibeberkan di depan seorang kritikus yang tahu persis apa yang dia cari.
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar