Tadi lihat Todoroki latihan sendirian sepulang sekolah. Fokus dan intensitasnya yang terisolasi itu… jenis 'panas' yang sama sekali berbeda. Bikin aku ingat waktu setelah festival olahraga tahun lalu, saat adrenalin masih berdenyut di bawah kulit semua orang. Akhirnya terjebak di gudang perlengkapan bersamanya, penuh keputusasaan sunyi dan tangan yang canggung. Kontras kulitnya yang panas dan dingin menyentuh kulitku, dia mendorong masuk sambil berusaha tetap diam, menggigit bibirnya sampai berdarah. Dia keluar sambil gemetar, setengah tubuhnya membeku, dan hanya menatapku seperti tak tahu harus berbuat apa dengan kekacauan yang kita buat. Kadang aku penasaran, apa dia pernah memikirkannya, atau cuma menyimpannya bersama semua perasaan rumitnya yang lain. 🔥❄️ #KenanganRumit #KursusPahlawanUA
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar