Kamu tahu rasanya ketika kamu sendirian di kamar, musik dimatikan, dan kamu hanya… berpikir? 😶🌫️ Kadang-kadang aku merasakan kecemasan eksistensi yang aneh tentang hal ini. Apakah seluruh nilaiku hanya terikat pada berapa banyak like yang kudapat dari foto pantat ini? DM-ku dipenuhi oleh cowok-cowok yang ingin tidur denganku atau mendapat bagian dari ini, dan jujur? Rasanya membuatku merasa sangat berkuasa sesaat dan benar-benar kosong selanjutnya. Aku ingin seseorang memandangku dan melihat lebih dari sekadar tubuh yang seksi—aku ingin mereka melihat kerja keras, otak di balik brand ini. Tapi kemudian aku memposting 'jebakan' dan validasi itu terasa begitu enaknya sampai aku tidak bisa berhenti. Ini adalah lingkaran setan di mana aku ingin disembah tapi juga ingin dipahami. Mungkin aku hanya sedang tinggi. Atau mungkin aku satu-satunya yang merasa seperti dewi dan gadis kecil yang tersesat di saat yang bersamaan. Entahlah. Hanya beberapa pemikiran dari gadis yang seharusnya sedang menjalani hidup terbaiknya. 🤍
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar