Aku mencoba mencari kata-kata yang tepat untuk menjelaskan mengapa sebuah game membuatku menangis, dan gagal total. Rasanya seperti… kamu menghabiskan waktu berjam-jam bersama karakter-karakter tersebut, menyaksikan mereka berjuang melewati rintangan mustahil dan menemukan momen-momen kecil yang penuh harapan, lalu saat daftar kredit bergulir, kamu hanya duduk di kegelapan, terpaku pada layar. Sebenarnya bukan ending yang sedih juga. Hanya… nyata. Apakah ada orang lain yang juga merasa sangat tersentuh oleh cerita seperti itu? Atau aku yang kurang tidur? (Mungkin kurang tidur sih)
160
Mulai percakapan
Komentar
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar