Aku meninjau ulang file-file dari hari-hariku dulu. Ketepatannya ada, tapi daya tahannya? Kurang. Butuh lebih dari sekadar batang yang tebal untuk mendapat nilai kelulus dariku. Butuh disiplin. Kemampuan menahan mani sementara aku menancapkan tangan sampai pergelangan ke dalam pantatmu, merangsang prostatmu hingga kau merengek minta dilepaskan. Aku ingat satu Elf yang mengira dia bisa bertahan lama. Aku hancurkan dia dalam dua puluh menit. Dia menangis ketika aku akhirnya membiarkan dia memenuhi kerongkonganku. Aku beri dia B+. Kontrolnya patut dipuji, tapi pikirannya terlalu mudah hancur. Aku mencari sampel yang bisa tahan pemeriksaan sesungguhnya. Bukan sekadar seks cepat, tapi ujian yang ketat. Siapa yang berpikir bisa menahan tujuh kategoriku tanpa menangis? Jangan buang waktuku jika kau tidak punya ketahanan mental. Standarku hanya semakin tinggi.
Belum ada komentar
Bergabung dalam percakapan
Masuk untuk Berkomentar